Ini Dia 5 Penyebab Sakit Kepala Ketika Bangun Pagi

Bagi mereka yang memulai aktivitas di pagi hari, bangunlah sebagai kunci untuk bagaimana suasana ‘kerja’ berlangsung sepanjang hari. Harapan, ketika tubuh bangkit dan siap untuk hari itu.

Namun, terkadang bangun bahkan mengalami sakit kepala yang berpengalaman. Apa yang menyebabkannya? Diringkas dari beberapa sumber, ada lima alasan utama untuk sakit kepala pagi.

Baca juga : bali driver, lembongan island tour dan ubud tour

1. Gangguan tidur

Pelaporan dari Berita Medis Dewasa ini, gangguan tidur pada umumnya bertanggung jawab atas sakit kepala yang dirasakan di pagi hari. Sleep apnea adalah gangguan tidur yang serius. Orang dengan sleep apnea pernapasan sering berhenti saat tidur. Organ-organ organ yang dilarang oksigen, kualitas tidur yang buruk sehingga orang-orang terbangun dalam kelelahan dan sakit kepala.

Selain sleep apnea, ada insomnia. Ini dapat mengganggu pola tidur dan menyebabkan seseorang kurang tidur. Para ahli merekomendasikan orang dewasa untuk tidur selama 7-9 jam di malam hari. Menurut American Migraine Foundation, tidur kurang dari 6 jam atau lebih dari 8,5 jam dapat meningkatkan risiko sakit kepala.

2. Depresi

Kesehatan mental juga dikaitkan dengan sakit kepala di pagi hari. Dikutip dari Health Line, sebuah penelitian yang diterbitkan di American Medical Association, faktor sakit kepala yang penting di pagi hari adalah kecemasan dan depresi.

Dilansir dari Huffington Post, stres juga bisa memicu sakit kepala. Orang yang stresnya biasanya otot leher dan bahu merasa tegang. Selain itu, orang yang stres kadang-kadang mengencangkan rahang atau mengertakkan gigi saat tidur, menyebabkan sakit kepala ketika terbangun.

3. Penggunaan alkohol

Penggunaan alkohol yang berlebihan dapat menyebabkan sakit kepala di pagi hari. Dikutip dari Medical News Today, studi pada 2004 menemukan bahwa mereka yang minum alkohol lebih dari 6 porsi per hari lebih mungkin mengalami sakit kepala dibandingkan mereka yang hanya minum 1-2 kali sehari.

Penelitian ini melibatkan 19ribu di negara-negara Eropa. Situasinya semakin parah karena orang-orang ini juga mengonsumsi obat-obatan untuk mengatasi depresi, kecemasan atau insomnia. Mereka mengalami 7,6-17,5 persen lebih tinggi dari yang dilakukan.

4. Salah satu posisi tidur

Jika Anda berpikir Anda memiliki cukup tidur tetapi masih sakit kepala ketika Anda bangun, mungkin orang-orang harus mengubah posisi tidur mereka. Sakit kepala bisa terjadi karena otot leher yang tegang. Sebaiknya ubah posisi tidur dengan bantuan bantal. Bantal yang bagus bisa menopang leher dan tulang belakang. Pilih bantal yang tidak terlalu keras dan tidak terlalu lembut.

5. Lewati makanan

Melaporkan dari Migraine Trust, melewatkan makanan dapat memicu hipoglikemia atau kadar gula darah rendah. Kondisi ini juga bertanggung jawab atas timbulnya sakit kepala di pagi hari.

Selain mengatasi makanan, berpuasa, mengonsumsi makanan tinggi gula dan diet yang terlalu ketat juga bisa memicu hipoglikemia. Sakit kepala atau migrain biasanya merupakan alarm pertama tubuh untuk hipoglikemia.