Beberapa Tips Dalam Merawat Tanaman Hias

Tanaman hias apa yang cocok untuk ditanam di rumah dan jenis perawatan apa?
Philodendron: semua jenis Philodendron yang sesuai ditanam di dalam ruangan. Mereka menyukai tempat-tempat teduh yang terkena sinar matahari tidak langsung.
Sansevieria (menantu laki-lakinya): Tanaman ini baik untuk indoor maupun outdoor. Ini adalah salah satu tanaman terberat, karena sulit mati atau layu.
Perdamaian Lily: Suka teduh dengan lahan basah. Jika daunnya akan layu, mungkin karena kebanyakan atau kurang air. Anda dapat mencoba menemukan ujung daun untuk mencari tahu apa yang dibutuhkan. Ujung daun kuning menunjukkan bahwa ia kebanyakan adalah air, dan ujung daunnya hangus yang berarti kekeringan.
Spider Plants: Sama seperti Sansevieria, tanaman ini sangat sulit mati dan berkembang biak dengan cepat.
Pothos Plant (gading betel dan teman): Sama seperti Sansevieria, tanaman ini sangat sulit mati dan berkembang biak dengan cepat.

 

Baca juga : IELTS Academic Reading, TOEFL Listening Practice dan Writing TOEFL

Berapa lama tanaman herbal akan bertahan lama?
Mereka dapat bertahan hidup tergantung pada lingkungan. Jika lingkungannya cocok untuk tanaman, maka mereka bisa bertahan lama, meski selama bertahun-tahun dengan hasil banyak cucu, hehehe.

Berapa harga umum dari pabrik?
Tergantung jenis dan kelangkaannya, dari 15 ribu hingga 400 ribu rupiah.

Apa beberapa tips dari Patricia untuk orang pertama yang memelihara tanaman hias?
Selalu mulai dengan tanaman “keras” di rumah, seperti Sansevieria dan Philodendron.
Tahu tanamannya, apa kesukaannya. Ada tablet yang suka air tetapi tidak ingin sebagian besar sinar matahari, dan seterusnya.
Jangan takut untuk mempraktikkan tanaman karena mungkin mati di tangan kita, setidaknya kita telah belajar mengolahnya. Tumbuhan adalah mahluk hidup, juga, sebagian akan mati lebih awal, sebagian akan bertahan lama. Yang penting jangan menyerah! Mengobati tanaman adalah keterampilan yang bisa dipelajari, bukan hanya bakat.
Prinsip penyiraman saya jika mendapat banyak sinar matahari, penyiraman harus terlalu banyak. Jika sinar matahari kurang (seperti di ruangan), intensitas penyiraman juga menurun. Keseimbangan hanya penting.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *